Nasi Box Jakarta – Nasi merupakan salah satu kebutuhan pokok makanan bagi masyarakat Indonesia dari Sabang – Merauke. Kurang lengkap rasanya jika makan dengan beragam lauk tapi tidak ada nasi. Sehingga nasi menjadi salah satu hidangan yang akan selalu terhidang di meja makan, acara-acara pesta, maupun saat memesan nasi box Jakarta.

Kita mengenal beberapa jenis nasi jika dilihat dari warnanya, yaitu nasi putih, nasi merah, nasi coklat, dan nasi hitam. Selain dilihat dari warnanya, perbedaan beberapa jenis nasi tersebut terletak pada kandungan gizi di dalamnya. Pada umumnya, masyarakat Indonesia lebih sering mengonsumsi nasi putih dan nasi merah untuk konsumsi sehari-hari.

Baca juga : Rekomendasi Menu Lauk Sehat Jasa Catering Jakarta

Nasi merah kerapkali identik sebagai nasinya orang-orang yang sedang menjalankan program hidup sehat maupun program diet. Benarkah nasi merah memiliki kandungan gizi yang lebih baik jika dibandingkan dengan nasi putih? Baik nasi putih maupun nasi merah keduanya memiliki kandungan karbohidrat yang sangat bagus untuk meningkatkan energi pada tubuh manusia.

Namun, perlu diperhatikan bahwa kedua jenis bahan nasi yang terbuat dari beras tersebut memiliki kandungan gizi dan keunggulan yang berbeda-beda. Jika ingin memberikan yang terbaik untuk tubuh, tentu sangat disarankan untuk memilih bahan terbaik yaitu nasi merah.

Nasi Box Jakarta

Tak heran jika nasi merah menjadi salah satu menu sehat andalan bagi yang sering memesan nasi box Jakarta khususnya bagi yang ingin menerapkan pola hidup sehat. Berikut ini beberapa alasan mengapa kamu perlu beralih dari nasi putih ke nasi merah untuk dikonsumsi sehari-hari, di antaranya:

1. Kandungan seratnya lebih tinggi
Nasi merah seringkali menjadi pilihan menu nasi box Jakarta, terutama untuk yang sedang menjalani program diet. Nasi merah terbuat dari beras merah dan merupakan salah satu jenis beras yang paling bernutrisi tinggi. Hal ini dikarenakan proses produksi beras merah dilakukan tanpa adanya proses pembuangan kulit sehingga kandungan gizi yang ada di dalamnya masih tetap tinggi meskipun sudah diolah.

Di dalam satu gelas beras merah terdapat kandungan 218 kalori, 1.8 gram lemak, 4.5 gram protein, 45.8 gram karbohidrat, dan 3.5 gram serat. Jika dibandingkan dengan beras putih, kandungan yang terdapat di dalam beras merah lebih bernutrisi mengingat beras putih mengandung 242 kalori, 0.4 gram lemak, 4.4 gram protein, 53.2 gram karbohidrat, dan 0.6 gram serat.

Dilihat dari angka tersebut kalori yang terdapat pada beras merah lebih rendah dan kandungan seratnya lebih tinggi yang mana akan sangat membantu kelancaran pencernaan pada metabolisme tubuh.

2. Memiliki lebih banyak vitamin
Vitamin B6 merupakan sumber gizi yang sangat bagus untuk tubuh karena dapat menjaga kesehatan mata dan kulit. Di dalam beras merah terkandung 0.3 miligram vitamin B6, 0.2 miligram thiamine, dan 2.6 miligram niacin. Vitamin B6 pada beras merah masih terjaga dengan baik kandungannya jika dibandingkan dengan beras putih karena pada umumnya kandungan vitamin B bisa hilang saat proses pengolahan.

3. Kaya akan mineral
Salah satu jenis mineral yang sangat penting bagi kesehatan tubuh khususnya tulang dan gigi adalah fosfor. Nutrisi ini sangat baik untuk membantu metabolisme tubuh, menyeimbangkan hormon, detoks tubuh, menjaga kesehatan ginjal, dan membantu meningkatkan perbaikan sel-sel tubuh.
Di dalam beras merah terkandung 150 miligram fosfor (15% dari anjuran asupan harian) dan 86 miligram magnesium (22% dari anjuran asupan harian. Sedangkan di dalam beras putih hanya terkandung 69 miligram fosfor dan 24 miligram magnesium.

Manfaat magnesium sendiri adalah untuk menjaga fungsi imunitas tubuh, kesehatan jantung, dan saraf. Itu sebabnya selain menyediakan nasi putih, nasi box Jakarta juga menyediakan menu dengan nasi merah.

4. Rendah glikemik
Kandungan gula darah yang tinggi di dalam tubuh tentu tidak bagus untuk kesehatan karena bisa meningkatkan resiko penyakit seperti diabetes. Beras merah sangat direkomendasikan bagi yang ingin menerapkan pola hidup sehat atau program diet karena memiliki indeks glikemik atau kadar gula yang lebih rendah setelah dimakan jika dibandingkan dengan beras putih.

Beras merah hanya mengandung sebanyak 55 indeks glikemik, sedangkan beras putih mengandung 86 indeks glikemik. Kandungan serat, phytic acid, dan polifenol yang tinggilah yang menjadi faktor penyebab mengapa beras merah memiliki indeks glikemik yang rendah.

Pengertian indeks glikemik sendiri merupakan kemampuan yang dimiliki suatu makanan untuk membantu meningkatkan kadar gula di dalam darah. Artinya jika makanan tersebut memiliki kandungan indeks glikemik yang tinggi, maka kadar gula di dalam darah bisa meningkat.

Bagi para penderita diabetes tentu akan lebih aman jika mengonsumsi beras merah mengingat indeks glikemiknya rendah sehingga lebih aman dan sehat. Mengganti konsumsi nasi putih dan nasi merah tentu akan sangat bermanfaat bagi tubuh, karena salah satunya bisa membantu menurunkan resiko terkena penyakit diabetes.

5. Jumlah kalori sedikit
Karena jumlah kalorinya lebih sedikit jika dibandingkan dengan beras putih, maka beras merah dinilai lebih efektif untuk menurunkan berat badan. Kadar seratnya yang cukup tinggi juga membuat kita yang memakannya akan lebih cepat kenyang sehingga tidak perlu mengonsumsi beras merah dalam porsi berlebihan setiap harinya. Jika kamu mengonsumsi beras merah untuk kebutuhan diet, imbangilah dengan olahraga setiap hari agar bisa membakar kalori yang ada di dalam tubuh.

Memesan nasi box Jakarta untuk konsumsi harian bisa menjadi solusi buat kamu yang sibuk bekerja dan tidak sempat mempersiapkan menu makanan sehat setiap hari. Pastikan kamu memilih bahan dan jenis makanan yang terbaik yang kandungan gizinya sesuai dengan apa yang tubuh kamu butuhkan. Meskipun mengonsumsi beras merah lebih direkomendasikan dan lebih sehat dengan nasi putih, bukan berarti kamu bisa mengonsumsinya secara berlebihan. Konsumsi secukupnya saja sesuai dengan kebutuhan tubuh.